Posts

Showing posts from May, 2018

Memaafkan

Do you ever hate someone?  or being hurt by someone then too hard too forgive  Because the wound sometimes suddenly appear.  Forced to remind it again although you aren't think about it.  Finally you trap and down. What I think is,  Kita tidak bisa memaksakan agar fikiran kebencian itu tidak datang.  Yang bisa kita lakukan adalah  bagaimana fikiran itu bisa kita kendalikan dan kita tetap mampu berjalan... Sampai saat ini, saya rasa, orang2 selalu belajar apa itu sabar dan memaafkan untuk menghapus kebencian.  Tapi tak jarang yg merasa sukar karena luka terlalu mengakar.  Hari ini bisa memaafkan, besok tiba2 meradang.  Maka menurut saya, biarkanlah kebencian itu tertawan tapi bukan untuk melawan... Membencilah sampai titik puncaknya tapi senantiasa sampaikanlah dalam tiap2 doa,  meminta bahwa ingin dihilangkan sedikit demi sedikit kebencian itu.  Agar amarah dan luka yg mengakar itu sejalan den...

Home in a poem

Di detik waktu yang berjalan Setiap gerak jarumnya punya suara Lalu sunyi hilang, tenggelam dalam iramanya Maka ruang jam itu telah menjadi rumah Untuk suara yang diyakininya. Di hamparan akar-akar fikiran Setiap kata adalah makna Lalu sepi hilang, terpendam dalam keindahannya Maka puisi telah menjadi rumah Untuk bait sajak yang dituangkannya Untuk itu aku berkata pada setiap bait sajak, dimana puisi telah menjadi satu rumah Dari sekian banyak rumah yang ada

Kamu

Kamu raga yang datang dalam sapa Pada ruang-ruang rasa yang tengah berkelana Aku senja yang terusik fatamorgana Bersuara hanya dalam ruang jiwa Sunyi tak bergema Lalu asa menjelma pada ciptaanNya, Kamu, Kamu yang menepi tanpa ragu Membuatku yakin pada satu Tentang padu dalam cintaNya Dan kini aku mengerti Bahwa pijakan-pijakan kata Akan bermakna tepat pada waktunya